Daisypath Wedding Ticker
Showing posts with label tarbiyah. Show all posts
Showing posts with label tarbiyah. Show all posts

Monday, November 2, 2009

cuti yg 2 mggu itu..




sebelum bertolak, bergambar ramai2 dgn smua kolar3
perjalan bermula dgn bacaan doa bermusafir

~golden triangle~

terbang menggunakan spicejet

satu perkara yg perlu dicatat di disini, sy suka dan gembira sepanjang kembara berlangsung..

15-20 oct 2009 menyaksikan hamba Allah ini bergerak menyusuri golden triangle(delhi-agra-jaipur)..

jiwa hamba berbisik, saksikanlah kekuasaan Allah..

Delhi

di old delhi(15oct2009)

di jama' mosque, kawasan berwudu' di blkg,.

di new delhi(20 oct 2009)

india gate.

humayum's tomb


di agra (16oct 2009)


bersama ahli kembara di sikandra a.k.a akbar's tomb..

di agra fort..taj mahal kelihatan dari sini..di sini juga, shahjehan dipenjara oleh anaknya..

--sampai sudah ke TAJ MAHAL--(17oct 2009)

pandangan hadapan

pandangan tepi

pandangan jarak dekat.

bsama sweater fbi..

bakat terpendam?

di fatehpur sikr


di jaipur(18oct 2009)

malam di jaipur, berada di roof top hotel(tempat makan kat situ) diri ini dapat menyaksikan keindahan bunga api yg tak henti2 dinyalakan ke dada langit..subhanallah, indahnya malam di jaipur itu..bagai bintang memenuhi dada langit..walaupun sebenarnya malam diwali adalah malam yg paling gelap..(gambarnya tiada kerana bateri camera abis akibat bergambar terlalu byk di taj mahal)

teringat 3 sebab penciptaan bintang:- perhiasan di langit, petunjuk arah, alat pelempar syaitan.

“Dan sungguh, Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan.” (QS. Al Mulk : 5)

Alam dan segala isinya diciptakan dengan hikmah karena diciptakan oleh Dzat yang memiliki sifat Maha Memberi Hikmah dan Maha Mengetahui. Dia Maha Mengetahui apa yang di depan dan di balik ciptaan-Nya. Sehingga mustahil Allah mencipta makhluk dengan main-main. Sebab itu, kewajiban atas makhluk-Nya ialah tunduk dan menerima berita, perintah, dan larangan-Nya.

sebarkanlah agama Allah di seluruh pelosok dunia.

kami bsama mak cik tourist guide..


43:12 ‘’ Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasang dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.’’

43:13 ‘’ Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan, "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,’’

gambar dari atas gajah=)

adakah ini city palace?.lupa sudah.


episod golden triangle blalu..perjalanan pulang menaiki train 1hari 2malam satu pengalaman baru..

…namun dalam diam, sunyi tarbiyah itu menjelma. mana harus kucari yg satu itu…

*************************************************************************************

~bsama puteri2 putera2 yenepoya university,mangalore~..di bangalore..

30oct, 31OCT, 1nov 2009

Alhamdulillah, ia MUNCUL..Ya Allah ya tuhanku, syukur aku padaMu, segala impianku dipenuhiMu, rahmat kasih sayangMu sungguh meluas. moga diri ini menjadi hambaMu yg bersyukur SELALU.


"Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kamu kepada-Ku nescaya Aku perkenankan doa permohanan kamu."

surah Al-Mu'min : 60

Doa itu ialah ibadat dan doa itu juga adalah senjata orang mukmin.


pertemuan ini,. moga ia bisa menguatkan ukhwah kami, moga ia menjadi penguat semangatku dalam meneruskan perjuangan ini.

bangunan di bangalore

reunion ahli kembara ke melaka,,angin sepoi2 bahasa bertiup,,

di lalbagh botanical garden..huhu teringat botanical garden kat putrajaya.
perjalanan ke wonder-la






di wonder-la..

siapa sangka mereka akan melawat kolar.

bus station kolar!.

single room menjadi penuh.

breakfast beramai-ramai.menu-tosei(amik dari mess hall)

bergambar di sri devaraj urs medical college.

selamat hari lahir sahabat..31oct 2009

sepatutnya smua muka sedeh mau bpisah lagi..

ki1 memegang penanda buka mereka..

tima kasih datang sini!..nnt dtg lagi ya puteri2 desa yenepoya.



Friday, October 2, 2009

urgensi syahadatain...

URGENSI SYAHADATAIN


Syahadatain adalah pintu gerbang islam(47:19 , 37:35 , 3:18 , 7:172 , 25:23 , 39:64-65)

Untuk masuk Islam, org harus menyatakan persaksian atas kebenaran Islam itu dengan mengucapkan syahadatain, Syahadat tauhid nerupakan pengakuan terhadap ketuhanan Allah yg menunurunkan system ini kepada Nabi-Nya. Syahadat rasul merupakan pengakuan bahwa Muhammad saw harus dijadikan panutan dalam menjalankan Islam, Dengan mengucapkannya, maka seseorang telah diakui sebagai org Islam(muslim) yang memiliki hak dan kewajiban yg sama dengan muslim yang lain, aman dan damai dalam naungan Islam.

Rasulullah saw bersabda,

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan Laa ilaha illallah, apabila mereka telah mengucapkan laa ilaha illallah maka darah dan harta mereka menjadi suci.”

Mendengar laporan bahawah Usamah Bin Zaid tetap memenggal musuh yang telah mengucapkan syahadat, Rasulullah saw marah dan mengatakan kepadanya,

“mengapa tidak kau belah saja dadanya, sehingga engkau tahu isi hati dia sebenarnya”

Syahadatain merupakan intisari ajaran Islam(2:21 , 51:56 , 21:25 , 33:21 , 3:31 , 6:162 , 3:19 , 3:85, 45:18, 6:153)

Secara global Islam terdiri atas aqidah dan syari’ah. Sisi-sisi lain Islam terdiri dari ibadah, akhlak dan mu’amalat merupakan implementasi tauhid dan syahadat rasul ini.

Asas perubahan(6:122 ,33:23, 37:35-37, 85:6-10 , 18:2 , 8:30)

Ketika hendak membangun masyarakat baru di atas puing-puing jahiliyyah, Rasulullah saw tidak mengawali perubahan itu dari politik, ekonomi, atau yg lain. Beliau saw mengawalinya dengan merubah apa yg ada di dalam jiwa. Hal paling penting yg ada dalam jiwa itu adalah keyakinan. Dengan syahadatain itu, terjadilah perubahan besar yang sangat mendasar dalam seluruh aspek kehidupan generasi terbaik itu. Bangsa yang kecil, terisolir, dan terkebelakang tersebut kemudian menjadi bangsa yang tebaik yang pernah dilahirkan untuk seluruh bangsa. Mereka hijrah dari jahiliyah menuju Islam, dari kegelapan menuju cahaya yg terang benderang.

Inti Dakwah Rasul.(60:4, 18:110)

Syahadatain dengan konsepsi semacam itulah yg didakwahkan para nabi dan rasul. Mereka mengatakan, “Fattaqullah wa atii’uuni!!!”( bertakwalah kepada Allah dan taatilah aku(rasul)!!). statemen mereka ini diabadikan Al-Quran dalam kisah-kisah para nabi yang tersebar di berbagai surat.

Fadilah dan keutamaannya(Hadits)

Banyak fadilah dan keutamaan yg terkandung dalam syahadatain, di antaranya seperti yg dikatakan Rasul saw sendiri:

“barangsiapa mengucapkan laa ilaha illah, ia masuk syurga”

“barangsiapa mati sedang ia mengetahui bahwa tidak ada tuhan selain Allah, ia masuk syurga”

“Dua kata yang ringan diucapkan namun berat timbangannya, yakni: laa ilaha illah, Muhammad rasulullah.”

Saat Rasul saw mendakwahkan syahadatain di Makkah, masyarakat terbagi dua. Satu golongan menerimanya dengan tulus, siap total menanggung segala konsekuensi dengan mempertaruhkan seluruh jiwa dan raga. Golongan yang lain menolaknya dengan segala kebencian dan permusuhan dengan mempertaruhkan seluruh jiwa dan raga pula. Kedua golongan tersebut, sangat memahami makna dan konsekuensi dari syahadat itu.

syahadatain..

بسم الله الرحمن الرحيم

MEMAHAMI ASSYAHADATAIN
التعريف بالشهادتي

Muqadimah

Syahadat merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang, yang akan menentukan perjalanan kehidupannya. Dengan syahadat, orientasi duniawi (baca; materiil) akan berubah menjadi orientasi ukhrawi yang secara langsung atau tidak dapat merubah tujuan dan perjalanan hidup seseorang. Dan dengan syahadat ini pulalah, Rasulullah SAW mengubah kondisi masyarakat Arab, dari kehidupan yang jahili menuju kehidupan yang Islami.

Syahadat membawa perubahan mendasar dalam jiwa setiap insan. Syahadat merubah kondisi masyarakat dari akarnya yang paling bawah; yaitu dari sisi relung hatinya yang paling dalam. Ketika hati telah berubah, maka segala gerak gerik, tingkah laku, pola pikir, kejiwaan dan segala tindak tanduk akan berubah pula.

Namun tentulah untuk dapat mewujudkan perubahan seperti itu, harus terlebih dahulu memahami hakekat yang terkandung dalam kalimat yang membawa perubahan itu. Para sahabat, yang mereka semua sebagian besar orang Arab, sangat memahami makna yang terkandung dalam kalimat tersebut. Sehingga ketika mereka mengucapkannya, merekapun mengetahui dan memahami konsekwensi yang bakal mereka terima dari ucapannya. Oleh karena itulah, tidak sedikit kasus adanya penolakan dari mereka untuk mengucapkan kalimat tersebut. Bahkan diantara mereka ada yang mengatakan akan dapat mengatakan sepuluh kalimat, asalkan bukan kalimat yang satu itu.